Football Manager 2008

Game ini sudah kumainkan sejak setahun lalu. Walaupun sekuelnya sudah ada, Football Manager 2009, tapi sampai sekarang aku belum berkesempatan mencicipinya. Lain kali saja lah.

Nah, dalam game yang kusingkat jadi FM08 ini aku sudah pernah bermain di 3 liga utama : Inggris, Italia, dan Spanyol. Dari pengalaman bermain di 3 liga itu, masing-masing liga punya kecenderungan untuk mempunyai formasi ideal. Di liga Inggris aku menemukan formasi ideal 4-3-1-2 ( 1 gelandang jangkar, 2 gelandang tengah, 1 gelandang serang) tanpa memainkan winger di kedua sisinya. Ketika formasi ini kubawa ke liga Italia dan Spanyol, hasilnya kacau balau. Bagian sisi lapangan menjadi titik lemah yang selalu diserang. Ternyata di 2 liga ini hanya formasi 4-4-2 attacking saja yang ampuh. Tingkat kesulitan tertinggi kurasakan di liga spanyol, di mana pertahanan menjadi hal yang sangat penting, terutama menghadapi penyerang dengan pace tinggi. Juga perlu dipertimbangkan untuk memainkan seorang gelandang jangkar untuk menahan serangan dari second line yang sering melakukan tendangan jarak jauh, yaitu sekitar 20 – 25 yard dari gawang.

Untuk team setting, aku menggunakan short pass, tempo normal, dan pemain bermain melebar ke sayap. Focus passingnya lewat both flanks (dari sayap), tight marking, dan play offside trap. Time wasting dapat diaplikasikan di jelang akhir pertandingan jika skor menguntungkan, dan all out attack bisa digunakan untuk mengejar kemenangan.